Generator Sweep Frekuensi

Linear atau logaritmik · 20 Hz–20 kHz

Geser frekuensi nada secara mulus dan dengarkan jika ada suara bergetar, berdengung, atau menghilang. Atur rentang, durasi, serta kurva, lalu tekan putar.

20 Hz

20 Hz 20 kHz
50%

Kurva

Logaritmik: jumlah oktaf yang sama setiap detiknya. Pilihan standar untuk tes pendengaran.

Atur pudar volume (fade)

50%
50%

Bentuk gelombang

Kecilkan volume Anda sebelum menekan tombol putar. Beberapa nada jauh lebih keras dari tampilannya dan dapat merusak telinga atau speaker Anda.

Preset populer

Bentuk gelombang langsung

siaga

Apa itu sweep frekuensi?

Sweep adalah satu nada yang bernada tinggi-rendahnya berubah seiring waktu. Alih-alih menguji 440 Hz, lalu 500 Hz, lalu 560 Hz secara manual, Anda cukup menentukan frekuensi awal dan akhir, lalu membiarkan nada bergeser melintasi seluruh rentang di antaranya. Masalah pada speaker atau ruangan biasanya langsung terdengar begitu sweep mencapai frekuensi terkait.

Sweep adalah metode standar untuk memeriksa respons frekuensi. Prosesnya cepat, mencakup seluruh rentang nada, dan mempermudah pelacakan masalah — Anda dapat mendengar secara pasti pada detik berapa atau titik mana gangguan terjadi, sehingga Anda tahu frekuensi mana yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Linear atau logaritmik — mana yang harus dipilih?

Sweep linear menambahkan jumlah hertz yang sama setiap detiknya. Dalam rentang 20 Hz hingga 20 kHz, ini berarti sebagian besar waktu dihabiskan di area treble, sedangkan nada bass terlewati hanya dalam sekejap mata.

Sebaliknya, sweep logaritmik melewati jumlah oktaf yang sama setiap detiknya, sesuai dengan cara telinga manusia merespons nada. Pilihan ini memberikan porsi waktu yang cukup untuk nada rendah (bass) dan menjadi opsi bawaan terbaik untuk hampir semua pengujian audio. Gunakan mode linear hanya jika Anda membutuhkan cakupan yang merata dalam satuan hertz — misalnya untuk keperluan pengukuran teknis tertentu.

Hal yang perlu didengarkan

Cara melakukan pengujian yang efektif

Mulailah dengan volume rendah. Sweep yang melewati titik resonansi dapat menghasilkan suara yang jauh lebih keras, dan frekuensi 20 Hz pada volume tinggi dapat merusak woofer meskipun telinga Anda hampir tidak mendengarnya.

Pilih durasi minimal 15 detik untuk sweep rentang penuh — jika terlalu cepat, Anda akan kesulitan mendeteksi posisi masalahnya. Untuk melacak getaran tertentu, persempit rentang frekuensinya: sweep durasi 20 detik pada rentang 40 hingga 90 Hz memberi Anda cukup waktu untuk bergerak dan mendengarkan.

Gunakan headphone untuk menguji pendengaran dan gunakan speaker untuk menguji perangkat audio. Menilai kualitas speaker menggunakan headphone tidak akan memberikan hasil yang relevan.

Pertanyaan umum

Sweep seperti apa yang cocok untuk menguji subwoofer?

Coba rentang 10 hingga 120 Hz selama sekitar 25 detik dengan kurva logaritmik pada volume sedang. Perhatikan di mana suara mulai terdengar, di mana titik terkuatnya, dan apakah ada getaran mengganggu selama proses sweep.

Mengapa saya tidak dapat mendengar awal dari sweep?

Frekuensi di bawah 30 Hz membutuhkan subwoofer fisik agar dapat terdengar. Speaker HP dan laptop hampir tidak mampu menghasilkan nada setinggi itu, sedangkan headphone kecil hanya bisa menghasilkan gemuruh yang sangat lemah.

Apakah pengujian sweep aman untuk speaker saya?

Aman jika dilakukan pada volume wajar. Frekuensi sangat rendah pada volume tinggi berisiko merusak speaker — nada tersebut memaksa driver bekerja keras meski suaranya terdengar pelan. Mulailah dari volume rendah dan segera hentikan jika mendengar suara hentakan mekanis.

Apakah sweep sebaiknya bergerak naik atau turun?

Keduanya bisa dilakukan. Sweep dari rendah ke tinggi (naik) lebih umum digunakan dan mempermudah melacak masalah. Namun, sweep turun dari 20 kHz terkadang lebih mudah untuk menemukan batas atas pendengaran Anda — cukup tukar nilai awal dan akhir.

Bisakah alat ini digunakan untuk mengukur akustik ruangan secara akurat?

Alat ini dirancang untuk mendengarkan, bukan melakukan pengukuran presisi. Pengukuran akustik yang akurat membutuhkan mikrofon terkalibrasi dan perangkat lunak khusus. Meski demikian, melakukan sweep menggunakan telinga tetap membantu Anda menemukan area bermasalah secara umum.

Kembali ke alat